Pemuncak klasemen musim 2018 yakni Marc Marquez mengaku heran dengan keputusan tim Yamaha yang rela melepas pembalap tercepat mereka saat ini, Johann Zarco. Menurutnya, kepindahan Zarco ke tim KTM adalah keputusan yang kurang tepat disaat performa dua rider pabrikan Yamaha tengah pasang surut.

Musim ini Johann Zarco tampil begitu memukau dengan berhasil menempati tempat kedua di klasemen sementara. Pemegang 2 kali gelar juara dunia Moto2 tersebut kini telah mengantongi 58 poin dari 4 kali penampilannya. Itu artinya Zarco untuk saat ini sukses mengungguli Rossi serta Vinales selaku rider pabrikan tim Yamaha.

Jelas dengan raihan spektakuler diatas semakin membuat Marc Marquez terheran-heran. Dilansir dari Crash.net, pemenang Grand Prix Spanyol tersebut menyebutkan bahwa Yamaha sudah kehilangan pembalap terbaiknya.

“Ini sangatlah aneh bila melihat konsistensi yang dimiliki oleh Zarco. Dia saat ini menjadi pembalap terbaik tim Yamaha mengungguli Valentino dan Maverick. Yamaha sudah kehilangan pembalap terbaiknya karena Zarco telah membuat keputusan bersama KTM.” seru Marquez.

“Tentu saja dengan pengalaman yang dimiliki oleh Valentino serta kecepatan Maverick Yamaha tetap mampu memberikan perlawanan kepada kami. Namun untuk saat ini hanya Zarco yang terbaik di Yamaha karena dia bekerja dengan sangat bagus.” timpalnya.

MotoGP putaran kelima sendiri akan digelar di seri Le Mans, Prancis. Musim lalu Zarco sukses menuai berkah dengan meraih podium kedua usai terjatuhnya Valentino Rossi di lap-lap akhir.

Melihat performanya saat ini bukan tidak mungkin Zarco bisa menggenggam podium utama di hadapan para pendukungnya sendiri, sekaligus menjadi rider satelit Yamaha pertama yang mampu meraih kemenangan. Patut kita nantikan bagaimana Zarco menampilkan aksi terbaiknya.

johann zarco ktm marc marquez motogp 2018 yamaha