Bocah Penipuan Kaesang Telah Dikembalikan ke Orang Tuanya

AF, GR, MR, DRY yang melakukan penipuan terhadap Kaesang Pangarep dan puluhan korban lainnya dirawat di bawah Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA). Keempat penulis tersebut masih di bawah umur dan dapat dikembalikan kepada orang tua mereka.

“Pembinaan dilakukan dan diberikan kembali kepada orang tua, tentunya di bawah pengawasan Polri,” kata Karo Penmas dari Divisi Humas Polri, Brigjen Awi Setiyono, dalam jumpa pers di Mabes Polri, Selatan. Jakarta. , Jumat 18 September 2020. Berita Terkini

Awi mengatakan keempat anak itu juga bisa dihukum dengan keadilan restoratif. Artinya, pendekatan hukum adalah menjauhkan anak-anak dari penjara. Kelompok Anda akan berkoordinasi dengan kantor pemasyarakatan setempat (bapas).

Read More: Kampus UNY Tutup 3 Hari, Dikarenakan Istri Salah Satu Pegawai Positif Covid

“Ini dua hal yang perlu kita komunikasikan selama ini tentang penanganan anak di bawah umur yang selama ini ditangani oleh Direktorat Reserse Kriminal Polri,” kata Awi.

Keempat anak di bawah umur tersebut ditangkap setelah polisi menerima laporan penipuan pada Selasa 8 September 2020. Mereka melakukan penipuan online di jejaring sosial Instgram. Berita Hari Ini

Mereka beraksi dalam pelelangan aset senilai jutaan rupee. Keempat anak itu menjual barang seperti sepatu dan sandal. Berita politik

Anak laki-laki tersebut diketahui tinggal di Aceh dan Medan di Sumatera bagian utara. Kerugian korban mencapai Rp. 100 juta. Avril Lavigne Fanpage

“Yang fenomenal itu dilakukan oleh anak-anak di bawah umur. Rata-rata anak di bawah 15, 16 tahun, masih duduk di kelas 7, 8, 9 SMA, ”kata Awi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *