Covid-19 Vaccination Certificate Policy Correct or Not? This is what the epidemiologist said

Epidemiologi Griffith University Dicky Budiman mengungkapkan kebijakan sertifikasi vaksin terhadap Covid-19 karena kebutuhan aktivitas di masyarakat belum terbukti secara ilmiah.

Telah dipastikan bahwa persyaratan sertifikat vaksinasi selama perpanjangan level 4 penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) akan memperbaiki situasi pengendalian pandemi di tanah air. Berita Terkini

“Tentu ini tentu belum terjawab, soal semuanya karena kita bicara vaksin ini, semua di uji berdasarkan varian awal bukan delta, delta plus, Kappa dan lain-lain”, kata Dicky dihubungi Bisnis, Mercoledì (8/11/2021).

Dicky telah menunjukkan bahwa kebijakan sertifikasi vaksin tidak memiliki dasar ilmiah yang kuat untuk mendasari proses pengambilan keputusan publik. Oleh karena itu, kebijakannya adalah mengontrol langsung mobilitas masyarakat dengan diluncurkannya PPKM Level 4.

Read More: Nora Alexandra Send DM to Ask for Peace, Adam Deni: My Decision Has Been Rounded

“Basis ilmiahnya masih sulit karena bukan hanya untuk mencegah penyebaran, tidak sekokoh dan sesulit kelihatannya, ini masih mempertanyakan, yang jelas tidak lebih dari 8 bulan,” kata Egli. Berita Hari Ini

Di sisi lain, bukan berarti politik sebelumnya telah terjadi di Amerika Serikat, Inggris, Kanada, dan Israel. Tanpa batasan, kata Dicky, keempat negara tersebut telah memvaksinasi setidaknya 50 persen dari total penduduknya dengan dosis lemak.

“Untuk negara yang cakupan vaksinnya banyak, mungkin dalam beberapa minggu atau bulan, tapi kalau vaksinnya bertahan sampai akhir tahun, itu akan menjadi diskriminasi, jelas tidak ada keadilan,” katanya. .

Gubernur DKI Yakarta Anies Baswedan memutuskan untuk memulai serangkaian sektor ekonomi dan publik selama perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan publik atau PPKM dari level 4 menjadi 16 Agustus 2021.

Kebijakan tersebut tertuang dalam Keputusan Gubernur Provinsi DKI Yakarta Nomor 974 Tahun 2021 tentang Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Malattia Crown Virus Level 4 Tahun 2019, tidak berada di bawah pengawasan Menteri Dalam Negeri No. 30 Tahun 2021 tentang Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Tingkat 4, Tingkat 3 dan Tingkat 2 Sakit Akibat Corona Virus 2019 di Giava dan Bali. Berita politik

Tanpa menahan diri, Anies meminta masyarakat untuk divaksinasi Covid-19 minimal dosis pertama agar bisa beraktivitas di beberapa daerah yang sudah direhabilitasi. Kecuali individu dalam masa tenggang tiga bulan setelah positif Covid-19, populasi divaksinasi kontra indikasi Covid-19 dan anak di bawah 12 tahun.

“Bagi yang belum divaksin, sekarang kita sudah vaksin. Jadi, ketika semua sektor telah mengadopsi rencana, kita tidak boleh lebih disibukkan karena kita dilindungi dengan vaksin. Warna kalau sudah divaksin dan mau beraktifitas, Tes vaksin sudah siap”, kata Anies melalui siaran pers resmi, mercoledì (8/11/2021). Avril Lavigne Fanpage

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *