Government Seeks UAE Assistance to China Facing Covid-19

Pemerintah Indonesia telah meminta bantuan beberapa negara untuk menangani gelombang kasus Covid-19. Pemerintah menghubungi 6 negara, termasuk Uni Emirat Arab (UEA) dan China.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan telah menghubungi pemerintah dari 6 negara tersebut. Dia mengatakan bantuan sedang dalam perjalanan. Berita Terkini

“Negara-negara yang kami hubungi dan yang berangkat dari Singapura, Uni Emirat Arab, saya sudah berbicara dengan para menteri. Juga dari China, dari Australia”, kata Luhut dalam konferensi pers online di saluran Youtube Kementerian Koordinator Bidang Navigasi. . Bisnis dan Investasi, Kamis (15/7).

Read More: Mayor Bima Arya: Hospitals in Bogor have an Oxygen Crisis

Dalam slide yang ditampilkan Luhut, Indonesia meminta bantuan Jepang, Singapura, Uni Emirat Arab, China, Australia, dan Amerika Serikat. Indonesia juga meminta bantuan dari fasilitas multilateral Covax. Berita Hari Ini

Jepang bersedia membantu dengan 998.400 dosis vaksin AstraZaneca. Singapura akan mengirimkan 200 unit ventilator, 256 unit tabung oksigen kosong 50 liter, 250 unit tabung oksigen penuh 50 liter, dan 600 konsentrat oksigen. Berita politik

Singapura juga mengirimkan bantuan melalui MINDEF. Bantuan untuk Indonesia terdiri dari 75.000 masker bedah, 25.600 masker N95, 2.000 sarung tangan bedah, 1.000 APD sekali pakai, 1.000 helm bedah, 20 unit ventilasi, dan 250 tabung oksigen 50 liter.

Uni Emirat Arab mengirimkan 450 tabung oksigen berkapasitas 40 liter, 150 portable oxygen concentrator, 20 ton APD, 250 ribu dosis vaksin Sinopharm. China memberikan bantuan berupa 400 oksigen konsentrator Sysmedoc OC-E100, 20.000 tabung oksigen, dan 20.000 masker. Avril Lavigne Fanpage

Australia mengirimkan 1.000 fans ke Indonesia. Sementara itu, Amerika Serikat telah mengirimkan 4.500.160 dosis vaksin Moderna melalui Covax Facility.

Sebelumnya, pemerintah telah menyatakan akan mencari bantuan dari berbagai negara jika Indonesia menghadapi skenario terburuk. Luhut saat itu menyebut kasus terparah sebanyak 40.000 kasus per hari.

Pada Rabu (14/7), Indonesia melaporkan 54.517 kasus Covid-19 dalam satu hari. Luhut mengatakan jumlah kasus akan terus bertambah. Dia menyinggung skenario 100.000 kasus dalam satu hari.

“Kami tidak berharap mencapai 100.000, tetapi kami juga merencanakan itu sekarang,” kata Luhut dalam konferensi pers online di saluran YouTube Kementerian Kelautan dan Koordinasi Penanaman Modal Republik Indonesia, Kamis. (7/15).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *