KPK Seizes Rp225 Million from OTT Regent of East Kolaka

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita barang bukti berupa Rp 225 juta dari operasi penangkapan manual (OTT) terhadap Bupati Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, Andi Merya Nur (AMN). OTT berlangsung pada Selasa (21/9).

“Barang bukti di OTT itu Rp 225 juta,” kata Wakil Presiden KPK Nurul Gufron saat konferensi pers di kantornya, Jakarta, Rabu (22/9). Berita Terkini

Awalnya, KPK menerima laporan dari masyarakat tentang rencana penerimaan sejumlah uang dari Kepala BPBD Kolaka Timur, AZR. Tim KPK menyusul AZR yang sudah menyiapkan dana Rp 225 juta.

Read More: An Ustaz in Tangerang Dies Shot by Unknown People

AZR kemudian bertemu dengan Bupati Kolaka Timur AMN di kediaman dinasnya. Rencananya, pengiriman ke AMN sebesar Rp 225 juta. Namun tidak bisa karena ada acara di rumah dinas AMN. Berita Hari Ini

Kemudian AMN menuntut agar uang itu diberikan kepada asistennya di Kendari. AZR kemudian meninggalkan kediaman resmi AMN. Saat itulah tim KPK menangkap AZR dan AMN, serta empat orang lainnya.

Mereka yang ditangkap antara lain AMN, AZR, MD selaku suami AMN dan tiga pembantu AMN yaitu AY, NR dan MW. Mereka dibawa ke Polda Sulawesi Tenggara kemudian dibawa ke gedung KPK di Jakarta hari ini Rabu (22 September).

“Setelah mengumpulkan informasi, KPK melakukan penyelidikan dan menemukan bukti permulaan yang cukup. Sehingga KPK membawa kasus ini ke penyidikan dan menetapkan tersangka,” kata Wakil Presiden KPK Nurul Gufron.

AZR sebagai pemasok diduga melanggar Pasal 5 (1) (a) atau Pasal 5 (1) (b) atau Pasal 13 UU Pemberantasan Korupsi.

Sedangkan AMN sebagai penerima diduga melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 UU Pemberantasan Korupsi. Berita politik

“Kedua tersangka ditahan selama 20 hari pertama dari sekarang hingga 11 Oktober 2021 di Rutan KPK,” kata Gufron. Avril Lavigne Fanpage

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *