Mayor Bima Arya: Hospitals in Bogor have an Oxygen Crisis

Wali Kota Bogor Jawa Barat Bima Arya Sugiarto mengatakan sebagian besar rumah sakit di Kota Bogor mengalami krisis ketersediaan gas dan oksigen cair. Pasokan ekstra penting karena oksigen sangat penting untuk merawat pasien COVID-19.

Kondisi krisis oksigen itu disampaikan Wali Kota Bima Arya usai mengecek ketersediaan gas dan oksigen cair di berbagai rumah sakit di Kota Bogor, Minggu, seusai rapat koordinasi di balai kota Bogor. Berita Terkini

Beberapa rumah sakit yang diperiksa ketersediaan gas oksigen dan oksigen cair adalah RS PMI, RS Medika Dramaga dan RS Mulia.

Read More: Daily Case of COVID-19 in South Korea Breaks Record, Semi-Lockdown Will Apply in Seoul

Bima Arya yang didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Sri Nowo Retno mengatakan, saat meninjau beberapa rumah sakit, diketahui sebagian besar rumah sakit Kota Bogor kondisinya relatif sama. , yaitu krisis ketersediaan oksigen. Berita Hari Ini

“Ketersediaan oksigen di RSUD Kota Bogor disediakan enam stasiun pengisian bahan bakar oksigen, namun saat ini pasokannya semakin berkurang sehingga belum memenuhi kebutuhan,” katanya, seperti dikutip Antara, Minggu, 12 Juli. .

Menurut Bima Arya, ada enam rumah sakit di Kota Bogor yang jumlahnya banyak karena memiliki tangki oksigen cair, namun hanya bisa bertahan dua atau tiga hari. Berita politik

“Ada krisis oksigen di RS Mulya tadi malam. Kalau pagi ini tidak ada tambahan suplai oksigen, mungkin habis. Sebelumnya suplai sedikit, tapi perlu tambahan suplai,” ujarnya.

Bima Arya menjelaskan, untuk mengatasi krisis oksigen di RSUD Kota Bogor, pihaknya menghubungi Menko Maritim dan Investasi, Luhut B Panjaitan, dan mendapat tanggapan yang akan membantu pasokan lebih lanjut.

“Pak Luhut berjanji akan menambah pasokan gas oksigen ke dua stasiun pengisian bahan bakar oksigen lainnya, Chileungsi dan Citeureup di Kabupaten Bogor,” lanjutnya. Avril Lavigne Fanpage

Menurut Bima Arya, pihaknya meminta tambahan pasokan oksigen cair minimal 5 ton dari SPBU. Kemudian, tambahan 10 ton dari dua SPBU, guna memenuhi kebutuhan oksigen rumah sakit di Kota Bogor.

“Rumah sakit perlu sering berkomunikasi, sehingga ketika terjadi keadaan darurat, mereka dapat menangani bersama-sama,” kata Bima Arya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *